Dalam sambutannya, JK menyoroti masih kurangnya daya saing Indonesia dalam kontestasi entrepreneurship atau kewirausahaan maupun teknologi.
Menurut JK dari segi ekonomi Indonesia kaya akan sumber daya namun kekayaan sumber daya tetap belum mampu menembus daya saing di dunia internasional.
"Bila ingin maju, kita harus mau memperbaiki kerjasama atau mampu memenangkan persaingan," ujar Jusuf Kalla.
Untuk itu, Jusuf Kalla menghimbau para cendekiawan KAHMI dan HMI untuk lebih mampu bersaing dengan kemampuan yang ada.
Penguasaan Ilmu yang baik beserta kemampuan entrepreneurship dan teknologi yang mumpuni dianggap JK sebagai rumus utama dalam memenangkan persaingan global demi NKRI yang maju.
Perhelatan presidium kali ini mengankat tema "Dari KAHMI Untuk NKRI". Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dan kontribusi KAHMI terhadap NKRI dalam penguatan solidaritas internal KAHMI. Presidium juga mengundang Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
[nes]
BERITA TERKAIT: