Menanggapi hal itu, Sekretaris Jendral PBB Afriansyah Noor biasa disapa Ferry Noor mengaku partai yang diketuai mantan Menkumham itu siap untuk verifikasi faktual.
"Sesuai dengan arahan dan petunjuk KPU RI, daerah yang akan divefikasi faktual itu ada di dua provinsi. Yaitu Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara," kata Ferry Noor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/12).
"Di dua provinsi itu kita sudah siap. Insya Allah siap kalau terjadi verifikasi faktual yang segera akan dilakukan oleh KPU RI," sambungnya.
Menurut Ferry, persiapan di daerah tersebut seperti ketersedian kantor, kemudian struktural partai mulai dari tingkat DPC sampai tingkat PAC sudah sesuai dengan undang-undang PKPU.
Ferry menambahkan, berdasarkan surat edaran PKPU nomor 227, dua provinsi itu untuk PBB yang akan dilakukan verifikasi faktual.
"Kita sudah lebih siap. Insya Allah," tegasnya.
Ferry mengatakan, untuk provinsi NTT yang mayoritas penduduknya beragama Nasrani, kemarin pihaknya mengajukan keberatan bila dilakukan verifikasi faktual pada tanggal 25 Desember. Pasalnya hari itu bertepatan dengan hari Natal.
"Dan KPU akhirnya mengundurkan waktu sampai tanggal 4 Januari 2018," demikian Ferry.
[san]
BERITA TERKAIT: