Mahfud MD: Presiden Setuju Lafran Pane Jadi Pahlawan Nasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 03 November 2017, 16:51 WIB
Mahfud MD: Presiden Setuju Lafran Pane Jadi Pahlawan Nasional
Lafran Pane/Net
rmol news logo . Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (3/11).

Pada kesempatan itu, KAHMI mengusulkan agar pendiri HMI Prof. Lafran Pane ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional karena berdasarkan jejak perjuangannya yang sudah diuji kesahihannya di 27 kampus di Indonesia.

"Presiden menyampaikan bahwa Profesor Lafran Pane itu memang layak menjadi pahlawan nasional, dan Insya Allah pada tanggal 9 atau 10 November, Presiden Jokowi akan menganugerahkan gelar itu kepada Profesor Lafran Pane," kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Prof. Moh. Mahfud MD usai bersama pengurus KAHMI menemui Presiden.

Prof. Lafran Pane lahir di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 5 Februari 1922 dan wafat pada 25 Januari 1991.

Kehadiran pengurus KAHMI ke Istana Merdeka, Jakarta, menurut Mahfud dimaksudkan untuk melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional KAHMI, di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 17 dan 18 November mendatang.

"Kami mengundang Presiden Jokowi karena kami sangat berharap acara kami dapat dikunjungi oleh seorang Kepala Negara," ujar Mahfud.

Presiden, lanjut Mahfud, menyatakan InsyaAllah akan hadir membuka Munas KAHMI yang akan dihadiri oleh sekitar 1.400 utusan dari seluruh Indonesia.

Dilansir dari laman Setkab, selain Mahfud, tokoh KAHMI yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden antara lain Akbar Tanjung. Sementara Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA