Ia menjelaskan bahwa kunjugan itu dilakukan untuk memenuhi undangan Prabowo yang ingin bersilaturahmi dengan pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa UBK, sebelum ikut dalam peringatan detik-detik proklamasi di UBK. Dalam acara itu, Prabowo didaulat menjadi inspektur upacara.
"Selain itu, kunjungan ini juga untuk study banding UBK dengan sekolah kader di Hambalang dan mendengarkan penjelasan Prabowo tentang Universitas Kebangsaan miliknya," jelas Rachma kepada
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (12/8).
Melalui study banding tersebut, Rachma berharap wawasan intelektual mahasiswa UBK semakin luas.
"Jangan seperti katak di bawah tempurung, harus bersikap
a hogere of trekking, di atas semua golongan masyarakat, tidak mengkotak-kotakan masyarakat," urainya.
Rachma juga meminta mahasiswa untuk menyikapi secara bijak mengenai pendaulatan Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara. Pasalnya, banyak tokoh lain yang juga pernah didaulat UBK untuk melakukan hal serupa tiap perayaan Hari Kemerdekaan.
"UBK juga pernah menerima Luhut B Panjaitan, Hidayat Nur Wahid, dan tokoh-tokoh lain sebagai narasumber seminar," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: