"Perempuan itu keluar dari comfort zone, dari menikmati pekerjaannya dan dunianya yang aman. Dia melawan!," ujar Fahri dalam akun
Twitter @Fahrihamzah, Rabu (26/7).
Fahri bahkan merasa tertegun saat mendengar jawaban Yulianis saat ditanya alasan dia keluar dari zona aman. Pasalnya, Yulianis menjawab bahwa semua itu dilakukan demi membela teman-temannya yang dizalimi dalam kasus bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin.
"Saya tertegun mendengar jawabannya, 'Saya ingin membela kawan-kawan saya pak, mereka dianiaya oleh KPK dan Nazaruddin,' jawabnya (Yulianis) lugas," ujar Fahri menirukan.
Fahri melanjutkan pertanyaannya. Kali ini ia mempertanyakan orang-orang yang dimaksud Yuliani telah dianiaya tersebut.
Ternyata mereka adalah pegawai Nazaruddin seperti supir dan office boy. Menurut Yulianis, mereka tidak layak jadi tersangka dan membayar ganti rugi, sementaramdalam kasus tersebut Nazar bebas.
"'Dari mana mereka pegawai kecil ini harus membayar ganti rugi mikyaran padahal mereka hanya kerja cari makan. Sementara itu saya melihat secara kasat mata KPK melindungi nazar bahkan membiarkan kekayaannya bertambah,' lanjut Yulianis," terang Fahri menirukan keluhan Yulianis tersebut.
[ian]
BERITA TERKAIT: