Demokrat Minta KPAI Makin Optimal Lindungi Anak Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 08 Juni 2017, 20:22 WIB
Demokrat Minta KPAI Makin Optimal Lindungi Anak Indonesia
Dwi Astuti Wulandari/Net
rmol news logo Sembilan anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang baru saja terpilih dalam fit and propertest di Komisi VIII DPR diharapkan dapat melaksanakan amanah dengan baik. Mereka harus bekerja lebih optimal dalam memberikan perlindungan terhadap anak Indonesia di banding periode sebelumnya.

Begitu harap Wakil Ketua Fraksi Demokrat MPR Dwi Astuti Wulandari dalam sosialisasi Empat Pilar MPR di Gedung Sasana Krida, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (8/6).

"Kemarin, DPR telah memilih sembilan orang anggota KPAI yang baru untuk bekerja lima tahun ke depan. Harapan kita, dengan para anggota yang sekarang, kerja KPAI lebih optimal dalam menjalankan tugasnya," jelasnya.

Kerja optimal ini, kata dia, sangat penting. Sebab, sampai sekarang, kekerasan dan kejahatan terhadap anak masih sangat marak. Namun begitu, Dwi juga mengingatkan lingkungan keluarga untuk tidak mengendorkan perhatiannya terhadap anak.

"Keluarga adalah garda terdepan dalam membimbing dan melindungi anak-anak kita dari kejahatan dan kekerasan," terang anggota Komisi VIII ini.

Dwi meminta para orang tua memberikan pendidikan dan pembinaan yang baik terhadap anak. Jangan sampai anak-anak terbawa arus negatif yang ada di media sosial (sosmed).

"Kita harus perhatikan dan awasi anak-anak dalam menggunakan sosmed. Ajarkan mereka bagaimana gunakan sosmed secara bijak. Jangan ada kata-kata kotor, apalagi sampai melanggar hukum. Ingat, ada UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) yang mengatur hal ini," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Dwi juga membahas perayaan hari lahir Pancasila. Dia berharap, perayaan yang dilakukan benar-benar bisa menanamkan nilai-nilai Pancasila di sanubari masyarakat.

"Yang terpenting bukan perayaann atau mengenangnya, melainkan bagaimana kita mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat," tandasnya.

Acara sosialisasi Empat Pilar yang digelar Dwi itu cukup semarak. Ada sekitar 150 peserta yang hadir. Mereka terdiri atas perwakilan Kelurahan Ciracas, Babinsa, pada ketua RT dan RW se-Kelurahan Ciracas, Karang Taruna, para relawan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Kelurahan Ciracas, dan para tokoh masyarakat di Ciracas.

Adapun Sembilan anggota KPIA terpilih tersebut adalah Ai Maryati Sholihah (unsur Pemerintah), Jasra Putra (masyarakat peduli anak), Rita Pranawati (ormas), Sitti Hikmawatty (dunia usaha), Putu Elvina (masyarakat peduli anak), Susanto (tokoh agama), Retno Listriarti (unsur Pemerintah), Susianah (tokoh masyarakat), dan Margaret Aliyatul Maimunah (ormas). [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA