Menteri Ini Beberkan Aparatur Sipil Negara Tak Juga Dengar Pesan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 10 Mei 2017, 15:37 WIB
Menteri Ini Beberkan Aparatur Sipil Negara Tak Juga Dengar Pesan Jokowi
ASN/net
rmol news logo Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPAN-RB) Asman Abnur mengkritik aparatur sipil negara (ASN) yang masih juga boros dan tidak efektif menggunakan anggaran.

Padahal, Asman mengakui dalam berbagai kesempatan, Presiden Joko Widodo terus mengingatkan agar menghentikan pemborosan anggaran.

Namun sayangnya, laporan terakhir yang diterimanya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mubazir hingga Rp 392,87 triliun per tahun karena birokrasi yang tidak efektif.

"Kalau Ini diperbaiki jadi terobosan luar biasa," kata Asman.

Oleh karena itu, Asman berpesan agar setiap kementerian dan lembaga baik di pusat dan daerah bisa mengurangi kegiatan studi banding yang tidak efektif. Selain itu, Asman juga minta agar program-program yang dicanangkan lebih fokus.

"Jangan program mubazir yang selama ini tidak ada hasilnya. Harus money follow programs. Antara program dan kegiatan nyambung. Jangan kegiatannya A tapi tidaklah mendukung program yang dijerjakan. Ini tidak boleh terjadi," kata Asman.

Politisi Partai Amanan Nasional (PAN) itu pun mengungkap ada salah satu daerah yang membuat program membangun irigasi. Padahal daerah itu tidak mempunyai sumber air yang cukup untuk mengaliri irigasi tersebut.

"Yang penting proyeknya selesai dulu. Hal seperti ini banyak terjadi,"beber Asman.

Tak hanya itu, Asman juga membeberkan banyaknya lembaga yang menggelar studi banding. Padahal studi banding ke luar daerah tersebut sama sekali tidak berdampak pada program yang akan dikerjakan.

"Ke depan, tak ada lagi program yg gak nyambung satu sama lain. Saya mohon Sekda menjadi motor dalam memperbaiki kinerja. Enggak ada lagi unit gak jelas sasarannya," demikian Asman.[san]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA