"Kita diyakinkan jalan kebenaran yang harus kita tempuh. Inilah yang disebut bangsa yang berkepribadian dan memegang budaya," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan di sela pagelatan wayang di halaman kantor DPP PDI ‎Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4) malam.
Hasto juga mengaku kagum karena masyarakat sangat antusias menyaksikan wayangan yang digelar dalam perayaan HUT PDI-P ke-44 tahun. Terlebih dalang ki Enthus dalam lakon wayangannya menunjukkan bagaimana Islam sebagi rahmatan lil alamiin yang damai.
"Dan inilah gambaran sejati sebagi bangsa yang berkebudayaan," tegas Hasto.
Dalam pagelarannya, ribuan penonton yang hadir begitu terpukau dengan alur cerita yang ditampilkan. Apalagi, Ki Enthus juga mengkombinasikan cerita lakon Dewa Ruci dengan dinamika politik di Pilkada DKI Jakarta.
Ki Entus menggambarkan bagaimana perjuangan Bima mencari air kehidupan seperti halnya perjuangan Basuki-Djarot dalam membenahi DKI Jakarta yang begitu banyak tantangan dan rintangan.
Di sela wayangan ini, juga ada sesi diskusi yang berlangsung secara alami dan mengalir antara Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah I(Jawa Sumatera) Nusron Wahid, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sekjen DPP PDI Perjuagan Hasto Kristiyanto bersama dan dipandu juga oleh pelawak kondang Kirun.
[wid]
BERITA TERKAIT: