Menurut Ketua Yayasan Cahaya Guru Henny Supolo, penyebaran simbol hingga spanduk bernuansa Sara di Pilkada DKI menjadi salah satu pemicu munculnya sikap intoleran pada anak.
"Kondisi ini sangat buruk bagi pendidikan dan kesadaran kebhinnekaan kita," katanya dalam jumpa pers bertajuk 'Darurat Pendidikan Indonesia atas Menguatnya Permusuhan berdasarkan Agama' di kawasan Cikini, Jakarta (Selasa, 28/3).
Henny menjelaskan, banyak orang tua di ibu kota dan daerah-daerah lain mulai meraskan efek buruk dari rangkaian kampanye dan penyebaran simbol-simbol Sara yang terjadi selama tahapan Pilkada DKI. Untuk itu, dia mengimbau para orang tua dapat memberikan pemahaman dari sisi berbeda terkait kampanye politik bernuansa Sara.
Yayasan Cahaya Guru pun mengkritisi dua pasang calon gubernur DKI yang tidak responsif atas persoalan tersebut.
"Mereka mengeluarkan statement setelah ada korban. Saya kira menggunakan agama sebagai kendaraan pilkada sangat merugikan," tegas Henny.
[wah]
BERITA TERKAIT: