Bang Japar akan ikut membantu mengawasi tempat pemungutan suara (TPS) agar aksi-aksi pemaksaan kehendak dan premanisme tidak terjadi pada pemungutan dan penghitungan suara putaran dua yang akan berlangsung pada 19 April mendatang.
"Bang Japar ingin berkontribusi agar Pilkada DKI Jakarta tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga diselenggarakan dengan jujur dan adil. Bang Japar juga mendedikasikan dirinya sebagai relawan Anies-Sandi yang akan memastikan perolehan suara pasangan nomor tiga ini tidak dicurangi," jelas Fahira Idris selaku inisiator Bang Japar di kediamannya, Pasar Minggu, Jakarta.
Menurut Fahira, baru beberapa hari diumumkan, sudah sebanyak 3500 orang lebih simpul jawara dan pengacara mendaftarkan diri dan berkomitmen mencegah terjadinya aksi premanisme, intimidasi, dan upaya-upaya kecurangan di TPS dengan cara-cara elegan, beradab, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Besarnya antusiasme salah satunya dikarenakan lambannya kepolisian memproses aksi premanisme dan intimidasi yang terjadi di TPS pada putaran pertama kemarin.
"Kita menurunkan Jawara di TPS-TPS bukan untuk gagah-gagahan dan mencari keributan, tetapi untuk mencegah agar tidak ada oknum yang karena merasa punya kekuatan mengintimidasi KPPS, Panwas, dan warga sekitar seperti Iwan Bopeng. Kita turunkan pengacara bukan tidak percaya dengan KPU, tetapi justru untuk mendukung KPU untuk konsisten menyelenggarakan pemungutan suara sesuai dengan aturan. Nanti menjelang pencoblosan, kita akan gelar apel akbar," ujar Fahira yang juga wakil ketua Komite III DPD RI.
[wah]
BERITA TERKAIT: