Karena itu, Kementerian Perhubungan memprioritaskan program pengembangan sekolah vokasi yang ada di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP).
"Program vokasi menjadi prioritas. Tujuannya antara lain mengurangi pengangguran, mengurangi kemiskinan, mengangkat derajat bangsa, mengangkat derajat warga miskin di pedesaan untuk jadi produktif dan menjadi duta bangsa," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sebagaimana dilansir
JPNN (Jumat, 13/1).
Melalui kerjasama PIP Semarang dengan Undip dan UGM, Budi berharap bisa menarik lebih banyak anak-anak, khsusnya yang putus sekolah untuk mendapatkan sekolah atau kursus singkat di bidang pelayaran. Setelah lulus, diharapkan lulusan sekolah vokasi menjadi produktif dan bekerja di bidang pelayaran.
Terlebih, saat ini Indonesia masih kekurangan SDM di bidang pelayaran. Nanti para lulusan sekolah vokasi ini bisa bekerja pada tingkatan jabatan yang paling sederhana, seperti, anak buah kapal, koki, dan sebagainya.
"Kerjasama di PIP ini sebagai kick off-nya. Nanti seterusnya akan kami lakukan di seluruh Indonesia," demikian Budi.
[ysa]
BERITA TERKAIT: