Demikian disampaikan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, saat menngelar rapat koordinasi dengan pemerintah provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan bupati/walikota, dandim dan pemuda tani Se-Kalsel di Kalsel (Rabu, 14/12).
"Tuhan telah menganugrahi kita tanah yg begitu subur, bisa digarap 12 bulan dalam setahun, dibandingkan dengan negara seperti Korea yang terbagi dengan empat musim. Tapi di sana satu orang petani bisa berpenghasilan Rp 3 miliar per bulan. Sya cek lahan kita jauh lebih subur, pendidikannya juga tamatan SMP, dengan alat pun dirakit sendiri," kata Amran.
Hal yang membedakan sehingga mereka lebih unggul, sambung Amran, adalah optimalisasi lahan yang terbatas untuk lebih produktif. Sehingga di Indonesia banyak lahan yang menganggur.
Sementara menurut Ketua Gerkan Pemuda Tani Indonesia Kalsel, Rikval Fachruri, pemuda harus secara konkrit harus ikut turun langsung menggerakkan potensi pertanian untuk meyukseskan swasembada pangan.
"Saatnya kita menjadi pelopor anak-anak muda untuk mejadi petani yang produktif," ungkap Rikval.
[ysa]
BERITA TERKAIT: