MDMC pun telah mengirimkan tenaga ahli emergency logistik ke wilayah terdampak. Tim ini adalah bagian dari tim asistensi yang telah lebih dahulu diberangkatkan MDMC merasa perlu menembus kesulitan akan akses logistik yang disebabkan banyaknya pasar di Kabupaten Pidei Jaya yang runtuh karena gempa.
"Tim MDMC lakukan respon cepat dengan menata dan mengawal sistem alur logistik bantuan untuk korban gempa di Aceh," kata Sekretaris MDMC PP Muhammadiyah, Arif Nur kholis, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 9/12).
Menurut Arief, tujuan yang hendak dicapai dari sinergi tata sistem alur logistik ini ialah memastikan proses pendistribusian logistik untuk korban gempa dapat teridentifikasi dan tercatat di Unit Respon Logisitik. Selain itu adanya sinergi ini ialah demi memaksimalkan bantuan-bantuan yang datang dari luar negeri agar terkumpul dan terkonsolidasi dalam satu pintu pendistribusian. Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi penumpukan bantuan logistik di daerah terdampak.
"Dengan kerjasama lintas organisasi ini, MDMC pendistribusian bantuan berharap peristiwa kemanusiaan di Aceh ini dapat sekaligus menjadi ajang konsolidasi praktisi logistik kemanusiaan dalam melakukan sinergi, efektifitas, kecepatan dan ketepatan aksi-aksi di lapangan," demikian Arief.
[ysa]
BERITA TERKAIT: