Pasca Mega Dukung Ahok, Pengurus PDIP Ini Pilih Jadi Karyawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 05 Desember 2016, 16:55 WIB
Pasca Mega Dukung Ahok, Pengurus PDIP Ini Pilih Jadi Karyawan
Foto/Net
rmol news logo Tidak hanya Boy Ali Sadikin dan Nita Hertuty yang mundur dari pengurus PDI Perjuangan DKI Jakarta pasca partai banteng moncong putih mendeklarasikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai cagub di Pilgub DKI 2017.

Aksi mundur dari partai ini juga dilakukan Marhasan, yang menyatakan mundur sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Jaksel terhitung sejak 15 Oktober 2016.

"Bersama ini saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Kota Administrasi Jakarta Selatan," ujarnya dalam surat yang dikirimnya ke DPP PDIP, DPD PDIP Jakarta, hingga DPC PDIP Jakarta Selatan itu.

Namun berbeda dengan Boy dan Nita yang mengundurkan diri kaena alasan adanya perbedaan aspirasi antara dirinya dengan keputusan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam Pilgub DKI.

"Alasan pengunduran diri saya karena kesibukan saya sebagai karyawan yang saat ini banyak menyita waktu, sehingga tidak maksimal dalam kegiatan kepartaian," sambung Marhasan.

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada Panji virgianto sebagai ketua DPC Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah membimbing, memberikan pelajaran berharga kepadanya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA