"Bahkan pimpinan itu lebih dulu nyatakan dukung Ahok ketimbang dukung Jokowi sebagai capres 2019," jelas anggota Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat jumpa pers di Midtown Cafe, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (16/11).
Hal senada juga diungkap anggota lain Khalid Zabidi. Menurutnya, DPP Golkar yang dipimpin Setya Novanto tidak hanya tuli pada aspirasi kader, tapi juga tidak mengacuhkan arahan dari Dewan Pertimbangan Partai Golkar yang meminta agar pencalonan Ahok dievaluasi.
"DPP tidak pernah mendengar aspirasi kami. Sekarang malah kisruh dengan Wantim, lagi-lagi karena tidak dengar," ujarnya.
Dalam waktu kurang tiga bulan jelang pilkada, Khalid mendesak agar DPP Golkar mendengarkan arahan dewan pertimbangan untuk mengevaluasi dukungan. Apalagi Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri atas kasus dugaan penistaan agama.
"Kami minta Golkar buat langkah strategik untuk selamatkan partai dan bangsa ini," pungkasnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: