Tim Pemenangan Sedih Ahok Diusir Warga Saat Kampanye

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 03 November 2016, 12:07 WIB
Tim Pemenangan Sedih Ahok Diusir Warga Saat Kampanye
Foto: Net
rmol news logo Penolakan warga terhadap kampanye petahana Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama  di Rawa Belong, Jakarta Barat, kemarin (Rabu, 2/11) siang, disesalkan tim pemenangan bisa terjadi.

Mantan bupati Belitung Timur itu terpaksa dievakuasi pakai angkutan umum saat situasi kian tak terkendali.

"Saya sedih, kultur hukum sudah rusak, anarkis. Para kelompok intoleran tersebut membusukkan demokrasi, mengabaikan tahapan Pilkada yang resmi," ujar anggota tim pemenangan Ahok-Djarot, Eva Kusuma Sundari ketika dihubungi, Kamis (3/11).

Menurut Eva, PDI Perjuangan, partainya, berusaha keras menahan kemarahan satgas dan kader yang sudah mau turun ke jalan memberi perlawanan.

"Tapi sementara kita yakin bahwa polisi mampu mengendalikan keadaan. PDIP tidak mau terpancing karena kita inginkan Pilkada yang gembira dan milik bersama (partisipatoris) semata berisi kaget-kaget yang memicu akal sehat," katanya.

Apalagi, tambahnya, di Rawa Belong kemarin, lebih banyak masyarakat yang mengelu-elukan Ahok. Bahkan disitu ada ibu-ibu yang mendoakan dan memberi restu terhadap Ahok.

"Kita akan lanjutkan blusukan, karena yang menolak lebih kecil jumlahnya walau nyaring bunyinya. Kita percaya pendukung silent majority yang rasional pakai akal daripada yang emosional pakai perasaan (kebencian). Demokrasi akal sehat kita perjuangkan, kuatkan dan kita menangkan terhadap gerakan anti demokrasi yang anarkis berisi kebencian," tutupnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA