Hal itu terlihat jelas saat Ahok dengan congkaknya mengkerdilkan partai politik.
"Waktu itu dia menyatakan bahwa dirinya tidak akan menjadi gubernur kalau pilihannya meninggalkan Teman Ahok, tapi sekarang nyatanya lewat partai," sindir tokoh muda Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia dalam diskusi bertajuk 'Apa dan Mengapa Pilkada Rasa Pilpres' di Tebet, Jakarta, Senin (17/10).
Teranyar, catat Doli, Ahok mengumbar kebohongan bahwa dirinya pernah bersekolah Islam selama sembilan tahun di ‎Belitung Timur.
Menurutnya, jelas Ahok bukan sosok pemimpin yang bertanggung jawab. Setidaknya ada 30 berita di berbagai media yang menyebut bahwa Ahok selalu melimpahkan kesalahan kepada orang lain.
"Semuanya pakai kata salahkan, salahkan, salahkan. Ada banjir, Ahok salahkan warga yang belum mau digusur dan lain lain," tegas Doli.
"Belum lagi cara dia memaki rakyat, bahkan ibu-ibu dia maki juga," pungkasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: