Salah satunya mereka tertarik dengan pertunjukan angklung saat berkunjung ke Saung Angklung Udjo di Bandung (Sabtu, 15/10). Para diplomat asing ini disuguhi berbagai pertunjukan, yaitu demonstrasi wayang golek, tari topeng, angklung mini, arumba, angklung massal nusantara, bermain angklung bersama dan angklung orkestra.
Permainan angklung yang dibawakan oleh anak-anak dan orang dewasa dari Tim Angklung Saung Udjo memberikan kesan tersendiri bagi para diplomat. Lagu-lagu daerah Indonesia hingga kontemporer dan lagu-lagu terkenal dunia, termasuk klasik dimainkan dengan sangat profesional.
Cristina Elena Marinescu, salah seorang diplomat dari Rumania mengatakan sangat terkesan dengan permainan angklung yang baru pertama kali dilihatnya.
"Alat musik yang sangat unik dan luar biasa permainannya. Saya juga dapat mencoba bermain angklung bersama-sama. Sangat menarik dan ini adalah diplomasi angklung," kata Cristina Elena Marinescu sebagaimana keterangan dari Kementerian Luar Negeri.
Hal senada disampaikan juga oleh Anuar Adilbekov dari Kazakhstan dan Wilberforce Mzwandile dari Afrika Selatan.
"Saya sangat senang memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan ini untuk lebih mengenal Indonesia, termasuk budayanya," ujar Anuar Adilbekov.
Para diplomat asing tersebut bergabung dengan 35 diplomat Indonesia lainnya dalam pelatihan Sesdilu ke-13 yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri RI. Mereka berasal dari Afrika Selatan, Brunei Darussalam, Kazakhstan, Kenya, Moldova, Pakistan, Rumania, Singapura, dan Sri Lanka.
[ysa]
BERITA TERKAIT: