"Saya kira gagasan bentuk tim bagus. Tapi buat lembaga baru akan jadi beban tersendiri untuk anggaran negara," ujar Komisioner Ombudsman, La Ode Ida, dalam diskusi "Pungli, Retorika dan Realitas," di Cikini, Jakarta, Sabtu (15/10).
Padahal, tambah dia, untuk memberantas pungli, tidak harus membentuk tim khusus. Tapi hanya perlu gerakan yang bertujuan untuk membersihkan internal instansi masing-masing.
Misalnya untuk Polri, dia mengaku, pihaknya banyak menerima pengaduan masyarakat terkait pungli dari masyarakat. Seperti, pembuatan SIM dan penindakan tilang.
"Ya, mungkin hadirnya (Jenderal) Tito (Karnavian) sebagai pimpinan Kepolisian akan beri suasana baru," tandasnya.
Pada Rabu kemarin, Presiden membentuk Satgas Saber Pungli untuk memberantas praktik pungli dalam seluruh pelayanan publik di Indonesia. Menko Polhukam Wiranto ditunjuk sebagai penanggung jawab. Sedangkan anggotanya kebanyakan akan berasal dari kepolisian.
[zul]
BERITA TERKAIT: