PKB pun menawarkan agar Lulung keluar dari partainya dan bergabung ke mereka.
"Itu haknya Lulung dan sepenuhnya urusan internal PPP. Tapi selama ini Ketua DPW PKB DKI selalu memuji Lulung," ungkap Wasekjen PKB Daniel Johan seperti diberitakan
RMOLJakarta.com, Sabtu (8/10).
Lulung sempat sesumbar akan keluar dari PPP jika kubu Djan Faridz mendukung Ahok. Daniel menyarankan agar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu tetap setia mengabdi di PPP.
"Tapi kalau sampai terpaksa harus keluar karena merasa maju kena mundur kena, Lulung enggak perlu bingung. Gabung saja ke PKB," ujarnya.
"Selama ini Lulung memang sahabat baiknya PKB. Apalagi masih sesama keluarga besar NU."
PKB pun berjanji akan memberikan keistimewaan untuk Lulung. Jabatan pun, kata Daniel, akan disiapkan untuk Lulung di partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut.
"PKB akan memberi tempat dan posisi terhormat untuk Lulung agar tetap bisa mengabdi untuk warga NU dan DKI," janji Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
[sam]
BERITA TERKAIT: