Kedua profil pemilih itu terbagi menjadi kelompok pemilih pasangan petahana Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Syaiful Hidayat dan kelompok lawannya, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.
"Dalam survei ini pemilih pasangan Ahok-Djarot mempunyai profile non muslim, tionghoa, usia tua, pendidikan bawah, pendapatan atas, dan para pemilih PDIP," ujar peneliti LSI Ardian Sopa saat memaparkan hasil survei tersebut di Jalan Pemuda No 70, Rawamangun, Jakarta, Jumat (7/10).
Sementara lawan Ahok-Djarot, yakni pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni ‎memiliki profil pemilih yang sama. Kedua pasangan tersebut dipilij oleh mereka yang muslim, di luar etnis tionghoa, usia muda, pendidikan atas, dan para pemilih partai pendukung plus Golkar.
"Persamaan profil pemilih ini juga yang menjadi alasan Ahok-Djarot bisa tumbang dalam duel heat to head," pungkasnya. [ysa]
BERITA TERKAIT: