Jagoan poros Cikeas ini hendak bersilaturahmi dan memperkenalkan diri dengan dua pimpinan ormas Islam terbesar tersebut.
"Kita mohon doa restu. Lalu kita mendapatkan nasehat dan wejangan dari pimpinan Muhammadiyah yang luar biasa. Kita dapat semua prinsip yang baik untuk diterapkan bagi pemimpin," ujar Agus di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, (7/10).
Kata Agus, silaturahmi semacam ini akan terus dilakukannya untuk berbagi pemikiran dan berdiskusi dengan para pemimpin organisasi keagamaan. Saat di NU, Agus juga mengaku dapat wejangan serupa dan didoakan untuk mendapat yang terbaik dalam ikhtiar politiknya.
"Kami sebagai calon alternatif, perlu meyakinkan umat, bahwa ada calon alternatif saat ini. Kami juga merasa perlu mengenal pemikiran NU dan Muhammadiyah," kata Agus lagi.
Ia pun mengaku mendapat pesan khusus dari para pimpinan Muhammadiyah. Pesan khusus itu agar menjadi pemimpin yang selalu menjaga moral dan integritas, serta menjadi problem solver yang baik.
"Persoalan Jakarta harus diselesaikan bersama-sama, bukan hanya oleh pemerintah. Kami dipesani agar beretika dan terus mengedukasi masyarakat," ujarnya.
[wid]