Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Sulit Dicapai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 07 Oktober 2016, 05:30 WIB
Target Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Sulit Dicapai
Net
rmol news logo Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengaku pesimis tercapainya angka pertumbuhan ekonomi seperti ditargetkan pemerintah.

"Melihat kondisi fiskal yang masih ketat saya tidak yakin ekonomi akan tumbuh 5,2 persen. Paling ekonomi akan tumbuh di 5,0 persen saja," ujarnya kepada redaksi di Jakarta, Jumat (7/10).

Menurut Hafisz, program pengampunan pajak atau tax amnesty pemerintah juga belum akan cukup menggenjot pertumbuhan ekonomi seperti yang ditargetkan.

"Kalau digenjot pun maksimal 5,1 persen. Itu pun dengan syarat tax amnesty setorkan uang Rp 165 triliun ke kas negara.

Bahkan, dia menilai bahwa Menko Perekonomian Darmin Nasution terlalu optimis pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan saat ini.

"Darmin terlampau over optimis tapi tidak cukup didukung kondisi yang ada," imbuh Hafisz.

Sebelumnya Menko Darmin menyatakan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 ini tetap sesuai dengan asumsi dalam APBN Perubahan 2016 yaitu sebesar 5,2 persen. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA