Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengingatkan kepada Mendes Eko, ada 70 ribu lebih desa yang butuh diperhatikan. Utamanya terkait kebutuhan akses komunikasi, sarana transportasi, dan fasilitas pendamping desa.
"Saya dari dapil Kaltim-Kaltara. Warga di desa daerah perbatasan sangat membutuhkan akses komunikasi atau internet desa. Selain itu juga butuh kendaraan sungai karena akses mereka melewati sungai. Para pendamping disana juga membutuhkan kendaraan untuk mobilitas," beber Hetifah dalam rapat kerja bersama Mendes Eko, Kamis (6/10).
Hetifah pun menyarankan Kemendes PDTT agar membuat database yang menginventarisir potensi sumber daya desa. Kemendes harus sentral membangun desa dengan memaduserasikan program lintas kementerian.
Tak lupa, Hetifah meminta Kemendes PDTT untuk mendukung Layanan Berbasis Komunitas, merupakan inisiatif perempuan dalam hal pencegahan terhadap Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan penanganan korbannya.
"Layanan ini perlu didukung pemerintah, selama ini mereka mandiri dalam hal pendanaan dan pengelolaannya," terangnya.
Layanan ini telah tersebar di lebih dari 100 desa di pulau Jawa, Nusa Tenggata Timur, dan kepulauan Sumatera, dan telah berhasil menangani 16 ribu kasus.
[wid]
BERITA TERKAIT: