"Keputusan Jokowi memperlihatkan keberpihakan kepada gagasan-gagasan pengelolaan ekonomi dan sumber daya Indonesia yang mengutamakan kedaulatan dan kesejahteraan rakyat," ujar Sekjen Perhimpunan Kedaulatan Rakyat, Khalid Zabidi, Minggu (27/3).
Menurut Khalid, keputusan Jokowi dalam pengelolaan Blok Masela memperlihatkan kemelut pertempuran 'ideologis" di dalam Istana antara pengusung ide ekonomi liberal yang pro asing dengan pengusung ideologi ekonomi berdasarkan UUD 45 yang pro kedaulatan rakyat.
Seperti diketahui, para pejabat berpaham neolib di lingkaran kekuasaan terus mendorong Blok Masela dibangun di laut, seperti yang mereka janjikan kepada investor Inpex dan Shell.
Dikatakannya, keputusan tersebut membuktikan Jokowi ingin mewujudkan ekonomi konstitusi seperti yang diperjuangkan oleh Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.
"Keputusan Jokowi harus diikuti terus dengan kebijakan-kebijakan strategis yang menyangkut hajat kehidupan rakyat Indonesia sejalan dengan amanat konstitusi dan janji Nawacita," tukas Khalid.
[dem]
BERITA TERKAIT: