Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ahok: Deparpolisasi Sama Saja Menghilangkan Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Kamis, 10 Maret 2016, 13:06 WIB
Ahok: Deparpolisasi Sama Saja Menghilangkan Negara
basuki t. purnama/net
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menegaskan dirinya bukan anti parpol, apalagi menjadi pelopor dari gerakan "deparpolisasi".

Hal itu dikatakan Ahok terkait langkahnya mencalonkan diri di Pilgub DKI Jakarta lewat jalur independen.

Rekam jejak politik Ahok juga menunjukkan bahwa ia pernah loncat tiga kali dari parpol, yaitu Partai Perhimpunan Indonesia Baru, Partai Golkar dan Partai Gerindra.

Tudingan Ahok sedang melakukan deparpolisasi datang dari elite PDI Perjuangan selepas Ahok memutuskan mencalonkan diri lewat jalur independen.

Membantah tuduhan itu, Ahok tegaskan ia akan menjadi orang terdepan bila ada pihak yang ingin melakukan deparpolisasi.

"Saya akan maju di barisan terdepan untuk melawannya," tegas Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).

Ahok mengklaim tidak ada niatnya untuk menjauhi partai poltik dalam proses politik Pilkada DKI 2017.

"Kalau kamu mau menghilangkan parpol berarti kamu mau menghilangkan negara," lanjutnya.

Ahok malah menilai bahwa masih ada partai politik yang "waras" untuk mendukung seseorang maju lewat jalur independen seperti dirinya.

"Ada parpol yang waras. Dia menciptakan calon independen," tegasnya.

Ahok menyatakan, jalur pencalonan independen dibuka oleh negara karena demokrasi tidak mengizinkan monopoli oleh parpol. Karena itu dia menilai jalur independen merupakan salah satu cara untuk menyehatkan partai.

"Namanya juga demokrasi, independen itu bagian dari demokrasi. Jadi bagaimana bisa dibilang deparpolisasi," imbuhnya. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA