Selain membicarakan terobosan dan inisiatif dalam konferensi internasional tentang perdamaian Palestina, pembicaraan antara Jokowi dan pangeran Yordania juga menyorot peningkatan kerjasama kedua Negara di bidang ekonomi.
Jokowi berharap adanya peningkatan kerjasama di bidang ekonomi dengan Yordania, khusus di bidang investasi.
"Saya senang Yordania investor terbesar ke-16 di Indonesia dengan nilai Rp 3,3 triliun (2015)," kata Jokowi dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kakaktua Jakarta Convention Center.
Jokowi dalam kesempatan itu, juga menyampaikan bahwa kedua negara pernah bersepakat untuk menjalin kerjasama melawan ISIS, terorisme dan radikalisme.
Dalam pertemuan, kedua negara juga bersepakat untuk mengembangkan pusat kajian di masing-masing negara.
Sementara itu, Pangeran Yordania menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Indonesia menjadi tuan rumah KTT LB ke-5 OKI. Pemerintah Yordania meyakini bahwa Indonesia dapat meningkatkan integritas dan kesatuan negara-negara Islam untuk membantu kemerdekaan dan perdamaian di Palestina.
Indonesia dan Yordania Mendorong Persatuan antar Negara Anggota OKI untuk Dukung Palestina.
[dem]
BERITA TERKAIT: