Ancaman Lulung itu masih berhubungan dengan pencalonan tokoh untuk Pilgub DKI tahun depan. Lulung mengaku lebih memilih hengkang dari PPP jika partainya mengusung Ahok untuk kursi DKI-1.
Menanggapinya, Ahok malah mengaku sudah tahu rencana Sekjen PPP versi Muktamar Bandung, Romahurmuziy (Romi), yang akan mencopot Lulung dari DPRD DKI. Seperti diketahui, PPP sendiri masih terpecah dua yaitu kubu Romi dan Djan Faridz.
"Mungkin dia (Lulung) sudah merasa Romi sudah akan bisa menjadi Ketua Umum PPP kali. Kalau Romi Ketum PPP, Lulung pasti di-recall," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (4/3).
Bahkan, Ahok mengaku sudah pernah melihat surat PPP yang berisi rencana pencopotan Lulung dari kursi DPRD.
"Benar loh, dulu mereka (Romi) pernah masukin surat. Isinya me-recall Lulung dari DPRD," terang Ahok.
Juru bicara PPP, Arsul Sani, pun sudah menanggapi ancaman Lulung mundur dari PPP. Menurut Arsul, PPP tidak mempermasalahkan sikap Lulung karena PPP tidak bergantung pada Lulung.
[ald]
BERITA TERKAIT: