Dalam diskusi Front Page di Jakarta, hari Minggu lalu (29/11), Eva mengibaratkan Jokowi sedang "berjalan bareng perampok, berenang bersama hiu". Eva juga mengatakan, Jokowi sedang melakukan pembenahan kabinet tanpa grasak-grusuk.
Bagi pengamat politik, Karyono Wibowo, apa yang dikatakan Eva tersebut merupakan peringatan terhadap Presiden Jokowi.
"Mbak Eva sedang mengingatkan Presiden, hai presiden hati-hati bahwa Anda sedang dikeliling oleh orang-orang yang tidak sesuai dengan program-program kerja Anda," terang dia saat dikontak
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/12).
Analisa Karyono, orang-orang tersebut bisa jadi merupakan kombinasi dari menteri kabinet maupun pengusaha yang terlibat dalam pemerintahan.
"Sebagian dari mereka ada kepentingan bisnis dan kelompok pengusaha yang disebut kartel. Tapi tak semua menteri. Tak sedikit juga menteri yang kerja mati-matian mendukung program Jokowi," terangnya.
Dia mengambil contoh kasus Pelindo II yang menyeret RJ Lino. Di kasus itu, terlihat jelas Dirut Pelindo II dibela oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil, dan bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Disisi lain ada menteri yang kontra, seperti Rizal Ramli (Menko bidang Kemaritiman dan Sumber Daya) dan dari parpol ada PDIP. Mereka habis-habisan menyerang," urai dia.
"Ada perbedaan kepentingan. Bukan tidak mungkin bahwa ada persaingan bisnis belakangannya," tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: