
Partai Demokrat didirikan pada tanggal 10 September 2001. Sesuai akte pendirian partai yang dibuat di hadapan notaris Aswendi Kamuli, partai didirikan pada tanggal itu oleh 99 orang.
Demikian ditegaskan salah satu pendiri Partai Demokrat, Hengky Luntungan, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/9). Penegasan Hengky ini sekaligus meluruskan kebiasaan pengurus dan kader Partai Demokrat yang merayakan hari kelahiran bintang mercy pada tanggal 9 September di setiap tahunnya.
Untuk tahun ini misalnya, Fraksi Partai Demokrat DPR RI di bawah kendali Edhie Baskoro Yudhoyono sepanjang Selasa kemarin sudah menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-14 Partai Demokrat. Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan akan menghadiri acara puncak perayaan yang akan digelar Rabu (9/9) siang ini di gedung parlemen.
"Partai Demokrat dilahirkan tanggal 10 September 2001, bukan tanggal 9 September seperti yang diperingati kader saat ini. Ini sesuai akte pendirian partai yang dibuat dihadapan Notaris Aswendi Kamuli. Kemudian bersama pendiri dan deklarator lainnya kami daftarkan Partai Demokrat ke Departemen Kehakiman pada tanggal 10 September 2001," jelas Hengky.
Hengky mengajak seluruh kader untuk tidak melupakan sejarah kelahiran sebab sejarah adalah fakta. Jadi bisa diartikan bahwa klaim selama ini kelahiran Partai Demokrat bertepatan dengan kelahiran SBY yang dilahirkan di Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949, tidaklah sesuai fakta sejarah.
"Fakta sejarah tidak boleh diubah-ubah apalagi dilupakan. HUT Partai Demokrat itu tanggal 10 September bukan pada tanggal yang lain. Sama saja kalau kita memperingati hari kelahiran kita, kan harus sesuai dengan akte lahir. Kalau kita memperingati sesuai akte lahir, itu baru benar," tambah Hengky yang saat ini aktif dalam Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD PD).
Untuk itu, dikatakan Hengky, pendiri Partai Demokrat akan mengadakan doa bersama sekaligus tumpengan guna memperingati HUT Partai Demokrat pada Kamis 10 September nanti. Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan di lantai 11 Gedung Graha Pratama, Jalan MT HAryono, Jakarta Selatan.
"Para pendiri ingin melaksanakannya Gedung Graha Pratama karena di sanalah Partai Demokrat digagas dan didirikan," tukas Hengky yang namanya tercatat sebagai satu dari 99 pendiri dalam akta pendirian Partai Demokrat.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: