Pasalnya, kesepakatan ini telah menunjukkan bahwa ada komitmen di antara kedua kubu untuk bisa mengusung satu calon dalam tiap daerah pemilihan.
"Semuanya mencari kebersamaan. Pertemuan yang sangat baik untuk menghadapi Pilkada," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 14/7).
Secara khusus, Setya Novanto memuji aktor di balik kesepakatan tersebut, yaitu mantan Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla. JK, lanjut Setya merupakan sosok sentral terwujudnya islah antara kedua poros Partai Beringin itu.
Selain mendamaikan Golkar berdamai, Setya Novanto juga menilai langkah JK tersebut telah menyelamatkan Pilkada serentak agar tidak cacat dengan tidak diikuti satu partai.
"Terima kasih kepada Pak JK. Semoga semua partai dapat ikut dalam Pilkada. Bisa berjalan dengan baik," tandas wakil ketua umum Golkar versi Munas Bali ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: