Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella membenarkan adanya pertemuan tersebut. Namun, dia tidak membuka isi pertemuan secara gamblang. Termasuk, terkait adanya kesepakatan mengenai reshuffle.
"Sebab, belum ada pembicaraan reshuffle," ujarnya seperti dilansir
JPNN (Rabu, 8/4).
Rio menegaskan, reshuffle kabinet adalah merupakan hak prerogatif presiden.
"Jika memang ada menteri yang kinerjanya minus, maka tak menutup kemungkinan bakal direshuffle alias dilengserkan," papar anggota Komisi II DPR ini.
Rio dapat mekmalumi jika kinerja para menteri Kabinet Kerja dianggap kurang maksimal. Sebab, sekitar 98 persen menteri di pemerintahan adalah muka baru.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: