Fahri Hamzah: Yasonna Jangan Seret Presiden untuk Dijatuhkan dong

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 18 Maret 2015, 17:57 WIB
Fahri Hamzah: Yasonna Jangan Seret Presiden untuk Dijatuhkan <i>dong</i>
fahri hamzah/net
rmol news logo Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly sudah membuat konferensi pers yang seolah mengesahkan kepengurusan Golkar dari kubu Agung Laksono. Padahal, hingga saat ini masih belum ada keputusan resmi mengenai dualisme di Golkar.

Begitu kata Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 18/3).

"Nah Pak Laoly sudah bikin konferensi pers seolah-olah dia bikin keputusan, padahal nggak ada keputusan," ujarnya.

Sikap Menteri Yasonna semakin aneh, lanjut Fahri, saat menyeret Presiden Jokowi terlibat dalam kasus internal Golkar. Hal ini berkaitan dengan permintaan Menkumham agar presiden mengeluarkan Perpres pengesahan Golkar.

"Ini kan tambah kacau nanti. Pak Laoly bisa dituduh orang, menyeret presiden untuk dijatuhkan. Kalau melanggar, langgar saja sendiri, jangan bawa-bawa presiden dong," lanjut wasekjen PKS itu.

"Jadi belum ada yang berbobot untuk didiskusikan karena ini belum ada keputusan," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA