JELANG KONGRES PAN

Pendukung Zulkifli Hasan di Papua Diancam

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 13 Februari 2015, 13:12 WIB
Pendukung Zulkifli Hasan di Papua Diancam
Stenly Puraro
rmol news logo . Pertarungan jelang Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke-IV di Bali akhir bulan ini kian memanas. Pendukung calon Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Provinsi Papua kena ancam.

Adalah Ketua DPD PAN Kabupaten Waropen Papua, Stenly Puraro. Ia diancam dipecat oleh DPW setempat karena berani mendukung Zulkifli Hasan yang kini menjabat sebagai ketua MPR-RI.

"Aku diancam diberhentikan. Namun aku melawan. Aku katakan, aku bersedia mengundurkan diri kalau Bang Zulkifli Hasan kalah di kongres nanti. Tapi kalau Hatta Rajasa yang kalah, mereka mau tidak menanggalkan jabatannya," tantang Stenly kepada redaksi, Jumat (13/2).

Untuk diketahui, hitung-hitungan sekarang, calon incumbet Hatta Rajasa memang menang di Papua. Dari 31 (29 suara DPD dan 2 suara DPW) pemilik suara di Bumi Cendrawasih tersebut, mendukung Hatta Rajasa.

"Pendukung Bang Zulkifli Hasan hanya 7 DPD. Tapi kemungkinan akan bertambah jadi 10 sampai 12," ujar Stenly.

Meski kalah di Papua, ia yakin secara nasional pemilik suara di kongres akan condong kepada Zulkifli Hasan. Pasalnya, Zulkifli Hasan diyakini akan bisa membawa PAN berjaya. (Baca: PAN Daerah: Tawaran Zulkifli Hasan Sangat Fantastis)

"Bang Zulkifli Hasan punya program-program yang akan membesarkan partai. Apalagi, Bang Zulkifli Hasan itu orangnya sangat bersahaja, sederhana dan merakyat," demikian Stenly.

Tidak seperti di Papua, parovinsi tetangga, yaitu Papua Barat, bulat mendukung Zulkifli Hasan. Ketua DPW PAN Papua Barat Rachmad Cahyadi Sinamur mengatakan, 13 DPD ditambah 1 DPW se-Papua Barat kompak mendukung Zulkifli Hasan menjadi ketua umum PAN periode 2015-2020. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA