
Penetapan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK merupakan buntut dari proses penjaringan calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo. Pasalnya, pada saat itu Budi Gunawan banyak memberi masukkan, termasuk mementahkan nama Ketua KPK Abraham Samad sebagai pendamping Joko Widodo.
Begitu diutarakan Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (23/1).
"Iya betul ada BG saat pertemuan antara Abraham Samad dengan orang-orang PDIP. Ada persepsi kegagalan dari Abraham Samad sebagai calon wakil presiden sehingga balas dendam," katanya.
Hendrawan menceritakan, dalam pertemuan tersebut, Budi Gunawan mempunyai akses dengan lingkaran satu PDIP. Saat itu, sambung Hendrawan, BG banyak memberikan masukan untuk tidak memilih Abraham Samad dan lebih mengusulkan nama Jusuf Kalla.
"Ada kesan seperti itu sehingga Abraham Samad marah kepada Budi Gunawan," tandasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: