Begitu kata politisi PDI Perjuangan Ono Surono kepada wartawan usai mengikuti acara perayaan hari ulang tahun (HUT) PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (10/1).
Ada beberapa kriteria untuk menjadi partai modern tersebut. Diantaranya adanya tahapan regenerasi, yaitu merekrut orang untuk bergabung dengan wadah partai, lantas membina kader menjadi loyalis serta mendistribusikan kader ke dalam posisi-posisi tertentu. Hal ini telah dilakukan PDIP dengan berhasil menempatkan kader-kader muda menduduki jabatan pemerintahan.
Selanjutnya yang tak kalah penting, partai modern harus dibangun melalui kemampuan anggota melakukan proses refleksivitas (reflexivity). Dalam hal ini, partai memfasilitasi anggota-anggota organisasinya untuk mampu melihat ke masa depan dan membuat perubahan-perubahan di dalam struktur atau sistem jika diprediksi hal-hal tertentu tidak akan berjalan. Hal tersebut, lanjut Ono, yang akan dilakukan PDIP dalam memback up kader-kader muda yang duduk di eksekutif.
"Ada refleksi dari kemenangan PDIP tahun 1999. Karena pada saat itu ada keterbatasan, maka partai akhirnya tidak mampu menikmati kemenangan," ujarnya.
Lebih lanjut, anggota Komisi IV DPR RI ini berharap agar ulang tahun ke-42 PDIP bisa dijadikan momentum bagi semua kader muda untuk bekerja dan mengisi kemenangan sebagai jalan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
[ian]
BERITA TERKAIT: