KABINET KERJA

Jangan Sampai Slogan "Kerja" Jokowi Hanya Lips Service

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Selasa, 28 Oktober 2014, 11:41 WIB
Jangan Sampai Slogan "Kerja" Jokowi Hanya <i>Lips Service</i>
jokowi-jk dan istri/rm
rmol news logo . Slogan Presiden Jokowi adalah 'kerja, kerja dan kerja'. Pernyataan itu ia sebut saat pidato pelantikan dan rapat kabinet. Namun yang aneh adalah tidak sepatah kata pun Jokowi mengeluarkan tentang targetnya terhadap kerjanya nanti.

"Jangan-jangan nanti pemerintahan Jokowi-JK ini hanya kerja saja secara formal tetapi mengenai hasil dan targetnya tidak jelas seperti ketika memimpin Jakarta tidak jelas targetny. Ini terbukti DKI adalah provinsi yang paling rendah menyerap pengunaan APBD-nya dibandingkan provinsi lainnya," kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono dalam keterangannya, Selasa (28/10).

"Terbukti juga DKI tetap kotor, banjir kalau hujan, macet dan proyek MRT yang lambat dalam pembangunannya jika  bandingkan dengan pembangunan MRT di Kuala Lumpur dalam waktu satu tahun sudah 40 km infrakstrutur MRT sudah terbangun," tambahnya.
                                         
Bahkan, lanjut Arief, Jokowi juga tidak menjelaskan mengenai punish dan reward kepada publik jika menterinya bekerja namun hasilnya di bawah standar atau tidak memenuhi target.

"Bisa saja nantinya kata 'kerja, kerja dan kerja' itu hanyalah lips service saja atau bahkan hanya untuk tebar pesona tak ada realisasinya," pungkasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA