Kabinet Kerja yang Bersih Hanya Merek Dagang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 26 Oktober 2014, 22:42 WIB
Kabinet Kerja yang Bersih Hanya Merek Dagang
bambang soesatyo/net
rmol news logo . Anggota DPR dari Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo, meragukan kabinet kerja yang dibentuk Presiden Joko Widodo. Pasalnya, Jokowi mengakomodir figur-figur yang mendapatkan catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam kabinetnya.

"Melihat jajaran menteri kabinet saya ragu akan berjalan sesuai harapan.  Apa yang disebut-sebut kabinet kerja yang bersih tampaknya hanya menjadi merek dagang atau papan nama saja," kata Bamsoet, demikian ia disapa, dalam pesan elektroniknya (Minggu, 26/10).

Dia menyayangkan figur-figur berkualitas dan bersih dari PDIP seperti Pramono Anung dan Eva Sundari justru tidak masuk kabinet.

Nampak betul, kata Bamsoet, stabilo merah dan kuning dalam rekomendasi KPK sama sekali tidak digunakan Jokowi. Jokowi juga tidak menggunakan laporan PPATK sebagai pertimbangan karena sejumlah nama yang diduga terlibat dan berpotensi bermasalah tetap masuk dalam jajaran menteri kabinet.

"Semoga kabinet kerja Jokowi ini tidak berubah menjadi kabinet odong-odong," harap Bamsoet.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA