"Kita harus belajar dari kekurangan pemerintahan lalu," ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, kemarin (Senin, 20/10).
Menurutnya, Pemerintahan Jokowi akan menghadapi tantangan soal BBM subsidi yang telah mencapai Rp. 280 triliun yang semakin membebani keuangan negara.
"Saya mengharapkan Jokowi dan kabinetnya bisa mengatasinya, apabila dicabut BBM yang naik tentunya akan besar," ujar Fahrial dilansir dari situs Parlemen.
Terkait pertemuan Jokowi dengan Prabowo Subianto dan kehadiran Prabowo di pelantikan Jokowi kemarin, dirinya menilai pertemuan tersebut telah mencairkan kebekuan politik yang terjadi selama ini.
"Selama ini orang mengganggap besarnya persaingan yang tidak berkesudahan sementara dengan pertemuan itu mencairkan suasana yang ada," tandas Fahrial.
[rus]