
Pertemuan antara presiden terpilih Joko Widodo dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Setya Novanto, dan Ketua DPD Irman Gusman malam tadi (Jumat, 10/10) layak diapresiasi. Karena selain bertujuan untuk membangun komunikasi politik antar elit pemimpin, pertemuan itu sekaligus mematahkan isu soal upaya menjegal pelatikan Jokowi oleh satu kelompok atau kekuatan politik tertentu.
"Mereka yang bertemu tadi malam adalah komponen lengkap pemimpin kekuatan politik yang ada. Empat pemimpin lembaga tinggi negara itulah yang menentukan arah perjalanan bangsa ini. Kita bersyukur memiliki elit-elit politik seperti mereka yang tanggap membaca situasi," kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay.
Saleh menyebut, Fraksi PAN di MPR menyayangkan adanya isu soal upaya penggagalan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih. Ia memastikan Fraksi PAN akan menghadiri pelatikan itu dengan menurunkan anggota lengkap.
"PAN berpendapat bahwa perbedaan pandangan dan pilihan politik tidak boleh merusak tujuan nasional, menciptakan masyarakat adil dan makmur. Dalam konteks ini, politik hanyalah alat untuk mencapai tujuan itu. Sebagai alat, kepentingan politik komunal dan temporal tentu tidak boleh merusak tujuan mulia tersebut," tandasnya. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: