SBY Berharap Forum Demokrasi Bali Dilanjutkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 10 Oktober 2014, 10:20 WIB
SBY Berharap Forum Demokrasi Bali Dilanjutkan
presiden sby/net
rmol news logo Forum Demokrasi Bali atau BDF telah memberikan kontribusi terhadap dialog regional yang luas pada isu-isu strategis yang berkaitan dengan promosi demokrasi. BDF dan Institute for Peace and Democracy (IPD) sebagai badan pelaksana untuk agenda BDF, secara konsisten menyoroti pentingnya format inklusif.

Demikian pemaparan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada pidato pembukaan BDF VII di Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Jumat pagi (10/10).

"BDF tetap setia pada pendekatan dasarnya, yaitu tidak menghakimi di dalam diskusi. Kami di sini untuk terus belajar dari satu sama lain, dan mendorong untuk terus bergerak maju dalam semangat demokrasi dan solidaritas," kata SBY.

Sebelumnya, dalam laporannya Menlu Marty Natalegawa menjelaskan bahwa BDF tahun 2014 ini diikuti 85 negara Asia Pasifik dan lainnya, serta organisasi internasional. "BDF telah berevolusi menjadi bagian penting dalam arsitektur demokrasi di Asia Pasifik yang berkembang," ujar Marty.

Penyelenggaraan BDF VII ini merupakan terakhir kali SBY hadir sebagai Presiden Indonesia. SBY berterima kasih karena forum ini telah menjadi forum antarpemerintah tentang demokrasi yang utama di Asia, dan merupakan prestasi yang membanggakan Indonesia.

"Saya berharap bahwa forum ini akan terus tumbuh dan menjadi titik pertemuan berguna bagi pemerintah di Asia dan di kawasan lain untuk mendiskusikan isu-isu demokrasi di tahun-tahun mendatang," harap Presiden.

Tahun ini, lanjut SBY, BDF diadakan di tengah-tengah tahun bersejarah bagi Indonesia. Pemilihan umum legislatif, pemilihan presiden, dan pemilihan pimpinan parlemen berlangsung dengan sukses dan damai.

"Pemilu itu tidak mudah dan tidak ada yang mengatakan demokrasi itu mudah. Tetapi, ketika presiden berikutnya disumpah dalam beberapa hari ke depan, Indonesia akan membuktikan kepada masyarakat kami dan dunia, bahwa kami dapat mencapai perdamaian dan menjalani transisi konstitusional," ujar SBY.

Di bagian lain dunia, ujar SBY, banyak negara juga menjalani pemilu seperti Indonesia. Presiden SBY menyampaikan selamat dan sukses kepada mereka, seperti Aljazair, Brasil, Fiji, Irak, Lebanon, India, Iran, Libya, Maladewa, Selandia Baru, Afrika Selatan, Turki dan banyak lainnya.

"Kami menyambut transfer kekuasaan yang damai di Afghanistan, dan resolusi sukses dari sengketa pemilu mereka," imbuh presiden Indonesia dua periode ini.

Dilansir dari laman presidenri.go.id, sejumlah pemimpin negara hadir dalam forum tahunan ini, antara lain, Presiden Filipina Benigno Aquino III yang akan memimpin BDF VII ini bersama Presiden SBY, Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam, dan PM Timor Leste Xanana Gusmao. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA