"Bisa saja dari 132 anggota DPD ada yang tak setuju," kata Irman di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (7/10).
Namun jelas senator asal Sumatera Barat ini, DPD akan tetap mengajukan OSO sebagai calon pimpinan MPR.
Jelas Irman, sebelumnya DPD sudah mengusul sembilan nama untuk dicalonkan jadi pimpinan MPR, namun dalam rapat konsultasi dengan pimpinan sementara MPR dan 10 fraksi, kelompok DPD diminta memunculkan satu nama. Makanya DPD memutuskan mengusung nama OSO lewat rapat di DPD.
Sebelumnya, DPD memutuskan untuk mengusung OSO lewat voting di internal. Dalam proses voting itu, OSO meraih 67 suara dari para anggota DPR. Selanjutnya, nama OSO bisa diikutkan dalam paket calon pimpinan MPR versi Koalisi Merah Putih (KMP) maupun Koalisi Indonesia Hebat (KIH).
Inilah hasil lengkap perolehan suara calon pimpinan MPR dari DPD; Asmawati (7), Abdul Gafar Usman (3), Hudani Rani (2), Oesman Sapta Odang (67), AM Fatwa (14), Ahmad Muqowam (14), John Peris (5), Hana Hasanah Fadel (5), dan Ajiep Padindang (2). Total suara 122 orang, dua orang abstain dan satu suara tidak sah.
[rus]
BERITA TERKAIT: