UU PILKADA

Wiranto: Rakyat Jadi Tahu Partai Demokrat Cuma Pencitraan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 27 September 2014, 07:56 WIB
Wiranto: Rakyat Jadi Tahu Partai Demokrat Cuma Pencitraan
wiranto/net
rmol news logo Rakyat Indonesia dapat menilai siapa yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat.

Demikian ditegaskan Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto, menyikapi Sidang Peripurna DPR RI yang menetapkan Undang-Undang Pilkada.

"Kami juga menyesalkan sikap dari Fraksi Demokrat yang memilih untuk walk out dalam persidangan, padahal Fraksi Partai Hanura telah menyatakan mendukung sepenuhnya usulan yang dilontarkan oleh Fraksi Demokrat," ujar Wiranto dalam rilisnya.

Wiranto menegaskan bahwa Pilkada langsung oleh rakyat merupakan bentuk pengakuan tertinggi bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat.

"Untuk itu dengan mengembalikan kedaulatan untuk memilih kepala daerah kepada DPRD merupakan langkah yang menciderai demokrasi," tambah mantan Panglima ABRI itu.

Menurut Wiranto, dengan aksi Fraksi Demokrat tersebut, rakyat Indonesia jadi mengerti partai mana saja yang benar-benar memperjuangkan aspirasi dan kedaulatan rakyat, dan mana yang hanya melakukan manuver hanya untuk pencitraan semata padahal faktanya ikut andil dalam ditetapkannya Pilkada melalui DPRD.

Pada Jumat dinihari (26/9), Rapat Peripurna DPR RI menetapkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD melalui voting. Dengan komposisi suara 226 yang menerima dan 135 yang menolak.

Namun, pada saat-saat terakhir jelang voting Fraksi Demokrat melakukan walk out dengan dalih usulannya tidak diakomodasi oleh rapat paripurna. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA