Pemerintah dan Parlemen Harus Konsisten soal Pilkada

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 08 September 2014, 05:45 WIB
Pemerintah dan Parlemen Harus Konsisten soal Pilkada
foto:net
rmol news logo . Pemerintah dan Parlemen harus konsisten soal sistem politik di tanah air. Jangan sampai sistem pilkada secara langsung, kembali mundur dipilih oleh DPRD.

"Hendaknya kita konsisten dengan sistem politik yang dibangun, jangan bolak-balik alias plin-plan," kata dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) kepada redaksi, Senin (8/9).

Jangan sampai, lanjut Ipang, sekarang pilkada (gubernur dan bupati/walikota) secara langsung oleh masyarakat, nanti kembali dipilih oleh DPRD, lalu 10 atau 20 tahun lagi kembali dipilih masyarakat.

"Kalau sempat ini tarjadi, lalu kapan kita maju-majunya," kesal Ipang.

Ipang sepakat Pilkada langsung harus tetap dipertahankan. Menurutnya, Pilkada langsung memperkuat legitimasi kepala daerah. Sementara Pilkada yang dipilih oleh DPRD diyakini tidak akan menyelesaikan masalah, justru demokrasi di daerah menjadi mundur.

"Dengan Pilkada diserahkan kepada DPRD, peluang permainan politik uang dan transaksi politik tetap terbuka lebar. Hal ini dibuktikan ketika rezim Orde Baru berkuasa, politik uang berlangsung di tataran DPRD," tandas Ipang. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA