Cak Imin Harus Pilih Ketum PKB atau Menteri?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 05 September 2014, 10:56 WIB
Cak Imin Harus Pilih Ketum PKB atau Menteri?
muhaimin iskandar/net
rmol news logo . Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) sudah sering mengingatkan menteri di kabinetnya tidak diisi oleh pejabat partai politik. Dan banyak kalangan menilai usulan Jokowi itu sangat bagus, selain fokus sang menteri akan bebas dari kepentingan partai.

Lalu bagaimana nasib Muhaimin Iskandar (Cak Imin)? Cak Imin harus memilih apakah tetap menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), atau masuk dalam kabinet Jokowi-JK nanti.

Menurut pakar strategi komunikasi LIPI Prof Rusdi Muchtar, Cak Imin harus ikhlas memilih Ketum PKB atau menteri.

"Kalau Jokowi memegang omongannya. Cak Imin harus memilih (Ketum PKB atau menteri)," kata dia kepada redaksi, Jumat (5/9).

Rusdi mengusulkan, Cak Imin sebaiknya memilih jabatan Ketum PKB saja. Pasalnya, keponakan Gus Dur itu sudah pernah menjadi menteri (Menakertrans).

"Sebaiknya Cak Imin memberikan (jabatan menteri) kepada kader PKB yang lain. Cak Imin membesarkan partai saja. Kalau tetap ngotot jadi menteri, mungkin Cak Imin bisa nonaktif dari ketum," tandas Rusdi. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA