BURSA CAWALKOT DEPOK

Pencalonan Istri Nur Mahmudi Dibawa Arus Bawah PKS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Rabu, 27 Agustus 2014, 13:04 WIB
Pencalonan Istri Nur Mahmudi Dibawa Arus Bawah PKS
nur azizah dan suami/net
rmol news logo Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Depok membantah adalah intervensi Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, dalam penunjukkan Nur Azizah Tahmid sebagai satu dari tujuh calon Wali Kota Depok.

Walau Nur Azizah adalah istri Nur Mahmudi, PKS menegakan bahwa dia memegang status kader PKS. Dan hak setiap kader untuk dipilih dan memilih.

"Kami punya alur pemilihan yang independen dari tingkat bawah sampai DPD. Nama Bu Nur Azizah ini rupanya selalu ada (dicalonkan) terus sampai tingkat DPD," kata Ketua DPD PKS Depok, Suparyono, dikutip dari depoklik.com.

Selain Nur Azizah, Suparyono juga termasuk dalam tujuh kandidat wali kota Depok. Lima calon lainnya adalah Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika), Imam Budi Hartono (mantan anggota DPRD Jawa Barat), Sohibul Iman (Wakil Ketua DPR), Sahfan Badri Sampurno (anggota DPR Dapil Bengkulu), dan Idris Abdul Shomad (calon eksternal yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok).

Ketujuh nama tersebut akan diadu pada Pemira PKS, 31 Agustus 2014 mendatang.

"Yang menang Pemira belum tentu yang maju sebagai calon. Pemira hanya untuk mengetahui animo (masyarakat) terhadap masing-masing calon. Keputusan akhir ada di tangan DPP," jelas Suparyono.

Soal masuknya nama Tifatul yang masih aktif menjabat menteri, Suparyono mengungkapkan bahwa dalam partainya tidak ada istilah jabatan menteri lebih bergengsi dibanding jabatan walikota. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA