Walau Nur Azizah adalah istri Nur Mahmudi, PKS menegakan bahwa dia memegang status kader PKS. Dan hak setiap kader untuk dipilih dan memilih.
"Kami punya alur pemilihan yang independen dari tingkat bawah sampai DPD. Nama Bu Nur Azizah ini rupanya selalu ada (dicalonkan) terus sampai tingkat DPD," kata Ketua DPD PKS Depok, Suparyono, dikutip dari
depoklik.com.
Selain Nur Azizah, Suparyono juga termasuk dalam tujuh kandidat wali kota Depok. Lima calon lainnya adalah Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika), Imam Budi Hartono (mantan anggota DPRD Jawa Barat), Sohibul Iman (Wakil Ketua DPR), Sahfan Badri Sampurno (anggota DPR Dapil Bengkulu), dan Idris Abdul Shomad (calon eksternal yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok).
Ketujuh nama tersebut akan diadu pada Pemira PKS, 31 Agustus 2014 mendatang.
"Yang menang Pemira belum tentu yang maju sebagai calon. Pemira hanya untuk mengetahui animo (masyarakat) terhadap masing-masing calon. Keputusan akhir ada di tangan DPP," jelas Suparyono.
Soal masuknya nama Tifatul yang masih aktif menjabat menteri, Suparyono mengungkapkan bahwa dalam partainya tidak ada istilah jabatan menteri lebih bergengsi dibanding jabatan walikota.
[ald]
BERITA TERKAIT: