"Sedih rasanya jika melihat hasil perolehan pilpres 2014 di Sumatera Barat. Daerah yang seharusnya mempertimbangkan prestasi, kontribusi dan keberadaan seorang
Sumando, bernama Jusuf Kalla (JK)," kata Jurubicara JK, Poempida Hidayatullah kepada redaksi, Selasa (22/7).
Bagi mereka yang belum kenal JK, Ia adalah suami dari Mufidah Mi'ad Saad (Mufidah JK) asli orang Lintau, Tanah Datar. Rumah gadang keluarga Mufidah JK ini, kata Poempida, bisa dilihat di Lintau. Bahkan putra JK, Solihin J Kalla itu seorang
Datuk di sana. Belum lagi JK itu berbesan dengan Keluarga Bapak Arifin C Noor, orang Solok.
"Mengapa kemudian Jokowi-JK kalah telak di Sumbar? Padahal saya sebagai wakil rakyat Sumbar, selalu ingat perhatian Pak JK saat menjadi Wapres RI 2004-2009, pada pembangunan Sumbar. Tidak hanya itu, ketika gempa melanda Sumbar pun, tidak sedikit penggalangan bantuan yang dikirim oleh Pak JK secara pribadi atau pun juga melalui jaringan Palang Merah Indonesia," ujar Anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK ini.
Namun, lanjut Poempida, ia paham, kontribusi yang tulus dan baik tidak serta merta proporsional dengan perolehan dukungan suara.
"Saya sangat memahami bahwa Pak Jokowi dan Pak JK adalah dua negarawan terbaik yang dimiliki Bangsa Indonesia. Insya Allah, Sumbar tetap akan menjadi perhatian dalam pembangunan Nasional ke depan. Saya akan menjaga hal itu agar tetap Sumbar mendapatkan perhatian penuh. Sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab kepada masyarakat Mingkabau," demikian Poempida.
[rus]
BERITA TERKAIT: