Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara, Ajib Shah kepada redaksi, Senin (21/7).
Sabtu (19/7) kemarin, DPD Golkar seluruh Indonesia menggelar pertemuan di Jakarta. Pertemuan yang tidak difasilitasi dan tidak diketahui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) itu menghasilakan empat kesepakatan penting.
"Pertemuan itu murni dari teman-teman DPD, tidak diinisiasi DPP. Tapi setelah acaranya selesai, baru kami undang Bang Ical buka puasa bersama," kata Ajib.
Adapun empat kesepakatan penting itu adalah;
Pertama, tidak ada Munaslub dan Munas 2014, Munas degelar sesuai rekomendasi Munas Golkar 2009 yakni Oktober 2015.
Kedua, DPD siap menjalankan koalisi permanen Merah Putih jika diberlakukan di daerah (provinsi dan kabupaten/kota).
Ketiga, bersedia di luar pemerintahan (oposisi).
Keempat, meminta DPP memberi sanksi tegas kepada oknum partai yang mendesak diadakannya Munaslub atau Munas 2004.
"Catatan itu sudah kami serahkan ke DPP, Bang Ical. Dan harapan kami, kepada senior atau oknum partai yang tidak berkeringat, berhentilah bermanuver, jangan rusak partai ini," tandas Ajib yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: