kata dia, PKB merupakan bagian keluarga besar NU, memiliki pijakan jelas yakni nilai dan ajaran Alquran serta sunah dan ajaran Nabi Muhammad SAW.
"Bahkan bisa dibilang mulai dari bangun, hingga tidur lagi, lahir hingga mati insyaallah berusaha sekuat tenaga melaksanakan ajaran nilai Alquran," ujar Cak Imin saat peringatan Nuzulul Quran dan Doa Bersama untuk Bangsa di Kantor PKB, Jakarta, Minggu malam (20/7).
Ia mengatakan, menyongsong Muktamar PKB pada 31 Agustus 2014, partainya tengah menyusun kekuatan sesuai dengan jiwa dan nilai Alquran. Cak Imin mengaku sudah ketemu rumusan seperti apa untuk PKB ke depan. Ia lantas mengutip salah satu surat dalam Alquran, yakni surah Ibrahim. Dia menjelaskan, maksudnya adalah PKB ingin mengakar ke bawah dan bisa membentang ke langit.
"Saya ini insyaallah sebelum lahir sudah NU. Insyaallah sudah mengakar seperti ajaran sunah dan NU yang sudah mengakar ke masyarakat," terangnya seperti dikutip dari
JPNN.
Ke depan Cak Imin berharap PKB berpanji kepada Sunah, yang tidak goyang tertiup angin, goyang diterpa badai, dan tidak jatuh karena benturan serta serangan apapun. "Tapi, membentang kemana-mana cabangnya. Itulah PKB yang akan datang, kuat kokoh membangun," katanya.
Menakertrans ini menambahkan, inspirasi Alquran akan terus mewarnai dan mendorong perjuangan PKB di masyarakat yang akan datang. Pada 31 Agustus saat Muktamar nanti akan dirumuskan. "Bagaimana rumusannya, turunannya, gerakannya, posisi ulama seperti apa, teknokrat seperti apa, kaum profesional seperti apa, eksekutif dan legislatif seperti apa. Sehingga akarnya menjalar, tidak akan pernah goyah," katanya.
Di akhir sambutannya, Cak Imin mengatakan PKB akan berulang tahun yang ke 16 pada 23 Juli 2014. Pada resepsi ulang itu nanti akan dihadiri banyak tokoh.
[rus]
BERITA TERKAIT: