Menurut Ketua Umum Rejowis, Pieter Tobias Pattiasina, organisasi relawan yang dipimpinnya mengambil segmen pada kaum marginal yang selama ini makin tersisih dalam setiap kebijakan pemerintah. Mereka adalah para keluarga miskin perkotaan yaitu tukang ojek, buruh kecil, pedagan asongan, pemulung. Kaum inilah yang selama ini rentan akan pelayanan dan fasilitas kesehatan.
"Aktifitas kami yang sering melakukan pengabdian masyarakat melalui pengobatan gratis keliling dari berbagai daerah semakin menguatkan dan membulatkan tekad kami bahwa rakyat kecil harus dilindungi hak-haknya dan diperjuangkan kebutuhan dasarnya," kata Pieter Tobias yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Obat Alat Kesehatan dan Laboratorium (Apokeslab) Indonesia ini, (Senin, 2/6).
Tobias mengatakan, sejak menjabat Gubernur DKI sosok Jokowi sangat concern terhadap perbaikan kualitas hidup bagi kesehatan rakyat kecil.
"Perhatian Jokowi itu sejalan dengan program Apokeslab, yang jauh sebelumnya sudah menggagas terwujudnya Indonesia Sehat," jelasnya.
Mimpi mewujudkan Indonesia Sehat ini nampaknya sejalan juga dengan visi nya Jokowi yang telah sukses menjalankan program Jakarta Sehat untuk dinasionalisasikan menjadi "Indonesia Sehat".
"Bukan hanya rakyat Jakarta yang sehat, tapi seluruh rakyat Indonesia harus diperhatikan dengan maksimal melalui kebijakan pemerintah yang protektif terhadap semua lapisan masyarakatnya. Lebih khusus bagi kaum miskin. Indonesia Sehat adalah mandat yang kami berikan ke Jokowi. SEHAT itu bisa bermakna Sejahterakan Rakyat!!," tandas Tobias yang didampingi Sekjen Rejowis, Mustaqim Abdul Manan.
"Rejowis kami himpun untuk menggerakkan segenap harapan rakyat akan kesejahteraan, makanya kami sandarkan harapan rakyat tersebut ke pundak Bapak Jokowi sebagai mandataris rakyat", jelas Mustaqim.
[dem]
BERITA TERKAIT: